TIPS
Memulai Bisnis Usaha Percetakan
03 Desember 2012, Post by Ngiras-ngiroes Bang Pon
Banyak orang yang mempunyai hasrat atau keinginan untuk
memulai berwirausaha, tapi kadang bingung memulainya. Dimulai dari tidak
fokusnya pilihan atas bidang usaha apa yang hendak dijalankannya sampai
terbentur masalah permodalan untuk memulai usahanya. Ada juga sementara
kalangan yang kebetulan justru mempunyai cukup modal untuk membiayai niat
usahanya, tapi juga bingung harus memilih apa jenis usaha yang mau digarap
olehnya. Banyak kondisi dan kombinasi situasi yang muncul tatkala suatu peluang
usaha sudah ada di pelupuk mata, tapi tidak lekas disambar dan didayagunakan,
salah satunya adalah PELUANG MEMULAI BISNIS USAHA PERCETAKAN.
Berikut ini TIPS yang perlu
diperhatikan dalam Memulai Usaha / Bisnis Percetakan secara garis besarnya :
LIHAT dan PERHATIKAN PELUANG DI
SEKITAR ANDA
Pernahkah Anda sesekali kebetulan mendengar ada tetangga bahkan kerabat
terdekat berencana melangsungkan hajat pernikahan / khitanan? Coba dekati dan
cari tau apakah Undangan Pernikahan / Khitanannya sudah ada yang mengurusinya.
Dekati secara personal dan yakinkan kepadanya bahwa Anda dapat membantu
menyiapkan undangan tsb sampai jadi. Ini sebuah peluang ! Berikut ini ada
contoh peluang lagi : – di kepengurusan badan RT / RW pasti ada banyak
kebutuhan barang cetakan. Mungkin tadinya cuma berbentuk fotocopian belaka.
Coba Anda tawarkan untuk dicetak supaya tampil lebih bagus. Ada lagi nih
peluang : – perhatikanlah dan buat daftar macam2 form di kantor Anda, pasti ada
barang cetakan. Coba anda cari tau kira2 berapa banyak kebutuhannya. Cari
kesempatan terbaik untuk mendekati siapa yang biasa mengurusinya. Jangan langsung
minta order kepadanya. Selidiki apakah dia itu hanya sebatas mengorder barang
cetakan sepenuhnya ke Percetakan atau dia menjalankannya sendiri. Kalau cuma
order ke percetakan, coba tawarkan bahwa anda bisa “membantunya”. Tentu saja
dengan sedikit diplomasi.
Bila Anda peka, melihat lebar-lebar
dan pasang telinga, sebenarnya di sekeliling Anda banyak peluang yang bisa
dijadikan “obyekan”. Tapi hal kecil ini bisa menjadi PELUANG BISNIS GRAPHIC
DESIGN & PERCETAKAN yang terlewatkan bila tidak tahu atau tepatnya tidak
berani memulainya. Bila Anda mendapatkan kesempatan, baik itu di kantor,
komunitas bergaul, lingkungan rumah ataupun untuk kebutuhan sendiri- peluang
Anda diminta dan ditanya mengenai DIMANA SAYA BISA MENCETAK barang seperti ini?
Ambil peluang tersebut ! Jangan lihat besar-kecilnya order. Kesempatan ini gak
bakalan lewat dua kali dihadapan Anda. Namun bila Anda ambil order ini,
kesempatan kedua dan seterusnya akan menghampiri Anda dengan sendirinya.
Saran saya, untuk tahap pertama,
jangan pernah membayangkan Anda bakal segera mendapat untung yang besar bila
mendapat peluang tersebut. Sudah diberi kepercayaan untuk menjalankan order tsb
saja sudah merupakan mukjizat bagi Anda! Kalau perlu nggak pake untung dulu
deh. Yang utama adalah orang akan segera tahu bahwa Anda punya keahlian yang
dapat diandalkan. Nah, pada peluang kedua dan seterusnya, barulah Anda mulai
berhitung dengan cermat berapa persen keuntungan yang harus Anda raih dari
order2 berikutnya…….
JANGAN PERNAH NOLAK ORDER
Anda pernah “dimintai tolong” oleh boss, kawan atau kerabat dekat Anda? Yang
dimaksud dimintai tolong disini tentunya yang beraroma “bisnis”. Jika Anda
cukup sering “disuruh” mengorder sesuatu, atau bahkan Anda dapat bocoran (
nguping! ) dari obrolan yang gak disengaja, langsung bilang saja kalau Anda
sanggup mengerjakannya…!! JANGAN SEKALIPUN PERNAH MENOLAK ORDER tersebut !
Order apapun jangan pernah ditolak, apalagi order cetakan.
Walaupun baru pertama kalinya Anda
menghadapi order cetak, terima saja order itu. No problem, bila Anda belum
paham liku-liku percetakan. Entah itu ordernya harus dilempar lagi ke pihak
lain atau Anda bisa bekerjasama lagi dengan orang lain, itu soal lain. Yang
penting order itu harus jadi, harga pantas dan si pemberi order merasa puas.
Dengan demikian ada pencitraan diri, bahwa anda adalah orang yang sanggup
diberi kepercayaan untuk menyelesaikan order dimaksud. Pandai-pandailah Anda
berdiplomasi dan meyakinkan calon customer Anda, terutama dari kalangan
terdekat Anda
JANGAN MALU BERTANYA
Mulailah perjalanan Anda mendapatkan order perdana ini. Langkah pertama dan
paling ekspres tanpa mengandung resiko kesalahan adalah Anda dapat mendatangi
salah satu PERCETAKAN yang Anda yakini bonafid. Tanya berapa harga cetakan
disini dan terapkan selisih harga jualnya kepada konsumen Anda. Langkah ini
safe, tapi Anda tidak akan mendapatkan ilmu apapun dari orang percetakan
tersebut. Boro-boro membagi ilmu, untuk mengurangi margin keuntungannya saja
bahkan tidak mungkin.
Nah, kalau Anda mau sedikit capek
dan dapat ilmu, datangi saja TOKO KERTAS dan tanyakan contoh kertas / media
yang Anda bawa untuk dicetak. Tanyakan berapa harga kertas terakhir. Jangan
sungkan bertanya. Tanya apa saja mengenai proses produksi percetakan. Anggap
saja Anda orang paling bodoh sedunia pada saat itu. Simak dan dengarkan
keterangan dari si penjual kertas. Toko kertas adalah pihak yang sedikit paling
terbuka dalam menjelaskan tahapan proses produksi percetakan. Tapi ingat,
mereka gak akan buka mulut sebelum mereka yakin Anda akan membeli bahan baku
darinya. Bertanyalah sedikit saja saat datang, bertanya lagi saat si penjual
sedang menulis nota pesanan, dan bertanya sekali lagi saat Anda menunggu barang
pesanan disiapkan. Lalu bawalah keluar pesanan Anda tersebut. Tunggulah barang
setengah jam lagi. Kemudian Anda bisa balik lagi ke toko kertas itu,
berpura-puralah akan membeli lagi, sambil bertanya-tanya. Lumayan,
nambah-nambah ilmu sedikit. Itu triknya…
KENALI & CARI TAHU :
BAGAIMANA TAHAPAN PROSES PRODUKSI PERCETAKAN
Proses produksi percetakan tidak akan dapat Anda hapal diluar kepala ibarat
Anda dapat menghapal siklus kehidupan rutin Anda sejak bangun tidur sampai
tidur lagi nanti malam. Tahapan ini akan berjalan lancar dengan sendirinya,
seiring proses matangnya usaha Anda menekuni bidang ini. Tapi, sebagai langkah
awal, Anda dapat menulis di diary kerja bagaimana skema tahapan yang harus
dijalankan mulai dari tahap menerima order, menganalisa order, kalkulasi harga,
komponen produksi yang diperlukan, proses produksi, quality controlling,
packing, delivering, pembayaran, dan after sales service yang baik.
INVESTASI
Mau langsung investasi untuk memulai usaha percetakan ? Berapa biayanya ?
JANGAN INVESTASI DULU ! Mengapa demikian ? Memang, sebuah usaha bisnis tanpa
investasi adalah hal yang nonsens ! Jika finansial Anda kebetulan cukup untuk
memodali usaha ini, sebaiknya ditunda dahulu untuk penginvestasian alat-alat
kerja produksinya, terlebih yang cukup menyedot biaya besar. Lebih baik Anda
fokus terlebih dahulu mencari peluang-peluang order. Dari order-order yang Anda
dapatkan, Anda bisa memperdalam ilmu dan pengalaman Anda soal teknis proses
produksi. Boleh saja Anda berinvestasi, tapi utamakan dulu hal-hal yang berguna
untuk memperlancar dan memperbanyak networking Anda sebagai pemasok order,
seperti pengadaan alat komunikasi (HP, telp. atau fax) dan transportasi (mobil
atau motor) yang kelihatan agak layak dimata client Anda. Utamakan fungsi
utilitasnya bukan hanya demi gengsi semata dalam hal investasi barang-barang
tersebut.
Kalau networking Anda sudah dirasa
cukup luas dan order semakin menumpuk, barulah Anda boleh memulai investasi
alat-alat produksi, seperti : – SDM, Komputer, Mesin Cetak, Mesin Potong
Kertas, sewa Gedung / Ruko tempat usaha, dsb. Sebaiknya lagi, sebelum melakukan
investasi mahal tersebut, coba anda susun program kerja yang lebih realistis
sampai lima tahun ke depan. Buatlah casflow yang menggambarkan proyeksi aliran
modal Anda untuk periode tersebut. Untuk tahun pertama anda memulai usaha dengan
investasi besar, jangan pernah berharap Anda akan meraih untung besar, mungkin
kerugian yang bakal diperoleh! Apalagi 3 – 6 bulan pertama, jangan putus asa
melihat angka di pembukuan Anda selalu minus karena selalu tersedot untuk biaya
operasional. Tapi disinilah
ujiannya. Mental Anda sebagai Enterpreneur akan ditempa oleh situasi seperti
ini…..
Jadi,
berpikirlah dua kali seribu kali untuk memenuhi hasrat Anda menginvestasi
alat-alat produksi yang berbiaya amat mahal – walaupun Anda merasa mampu – dan
tidak akan jatuh miskin bila mengalami kebangkrutan. Tidak ada larangan untuk
investasi, tapi berfikirlah positif. Banyak contoh yang bisa dijadikan
referensi untuk memulai usaha / bisnis percetakan ini tanpa perlu mengeluarkan
modal besar.
Selamat
mencoba, semoga Anda Sukses… !!!